Thursday, October 16, 2014

6 Cara Menghentikan Kebiasaan Makan Banyak


Selalu nambah dan tak cukup seporsi setiap makan? Inilah trik yang mudah diikuti agar dapat mengubah kebiasaan makan Anda menjadi lebih baik.

Bersabarlah

Anda perlu menahan diri dan lebih bersabar. Lupakanlah program diet Anda yang mungkin Anda rasakan sulit. Ya memang diperlukan waktu tiga hingga enam bulan untuk memperbaiki kebiasaan makan menjadi sesuatu yang menyehatkan. Menurut hasil sebuah penelitan terakhir mengenai ihwsal penurunan berat badan yang dikelola oleh psikolog Susan Heller PH. D dari Denver, “Orang sering cepat kecewa dan kecil hati lantaran terlalu mengharapkan kemajuan padahal kemajuan amat lambat. ”Oleh karena itu, berikan waktu cukup bagi diri Anda untuk berubah. Ini akan meningkatkan motivasi Anda dalam jangka panjang.

Bicara pada diri Anda sendiri

Jauh di lubuk hati sebenarnya kita amat membutuhkan kelanggengan. Jadi kalau Anda berniat mengubah kebiasaan makan Anda yang tampaknya sudah melekat erat, suara hati akan berteriak protes. Jika Anda mendengarkannya (misalnya, “Hanya sepotong kue tidak akan berakibat gemuk, kok”) Anda perlu kembali mengingatkan diri sendiri mengapa Anda ingin berubah (“Saya akan merasa lebih baik jika berat badan saya turun”). Nah, proses seperti ini, para psikolog menamakannya bicara pada diri sendiri. Dan biasanya akan efektif.

Mencari teman baru

Mungkin saja ada orang-orang di sekitar Anda yang melecehkan usaha Anda. Menurut John C. Norcross, profesor psikologi dan pengarang buku “Changing for Good”, makan siang bersama teman-teman yang tak sejalan, memungkinkan Anda tergoda lalu makan dengan porsi seperti mereka. Misalnya datang ke restoran dan memesan makanan tinggi kalori dengan porsi begitu besar. Oleh karena ini lebih baik makan siang bersama mereka yang setidaknya mendukung program Anda. Misalnya Anda hanya makan gado-gado saja dan es jeruk.

Lupakan saja keinginan kuat

“Untuk banyak orang keinginan kuat itu sesuatu hal yang penuh rahasia. Riset mengungkapkan bahwa orang yang sukses melepaskan kebiasaan buruk dalam hal makan, melakukan kesalahan pada bulan bulan pertama sama banyaknya dengan mereka yang tidak berhasil mengubah kebiasaan makan buruknya. Perbedaannya adalah mereka yang berhasil, tidak pernah membiarkan kesalahan itu menjadi sesuaatu yang fatal. Karenanya jangan membuat target dengan sempurna, seringkali malah gagal total.

Ubahlah suasana rumah

Sebetulnya bukan Anda harus mengganti mebel atau meja makan atau mengubah tata letak di ruang tidur misalnya. Tidak begitu lho! Namun berdasarkan riset yang dilakukan di Universitas Texas, terungkap bahwa mengubah suasana rumah akan mendukung kemudahan menjadi hal yang lebih menetap. Ambilah segi postifnya, misalnya ketimbang Anda membeli ikan/corned kalengan lebih baik yang segar. Dan lebih baik lagi Anda mengkonsumsi banyak sayuran segar dan buah daripada cemilan lain. Kalau merasa lapar, potong melon, bikin jus pepaya atau makan pisang. Cobalah mengkoleksi resep resep masakan rendah kalori yang banyak menggunakan sayuran. Dan terapkan apabila Anda masak sendiri di dapur.

Bergembitalah untuk sukses Anda

Catatlah kemajuan Anda termasuk kesalahan-kesalahan yang bisa ditanggulangi oleh Anda. Beritahukan kepada teman-teman yang mendukung Anda, atau kalau tidak tulislah dalam buku harian khusus. Dalam studi terakhir di Center for Behavioral Medecine di Chicago, terhadap 38 orang yang berusaha menurunkan berat badannya, periset menemukan bahwa selalu menulis di buku harian tentang perkembangan ini sangat berdampak positif. “Itu menolong dirinya lebih peduli terhadap kebiasaan makan yang benar,” demikian Carlo DiClemente Ph.D. profesor dan Dekan Psikologi di Universitas Maryland. Dengan secara teratur menuliskannya, kapan, mengapa dan bagaimana Anda mampu menegakkan disiplin tentang kebiasaan baru itu, akan mempermudah Anda menanggulangi kesalahan-kesalahan yang mungkin kelak dialami.

Tuesday, October 14, 2014

Telur Puyuh Bumbu Laksa


Bahan-bahan

    30 butir telur puyuh, rebus, kupas
    8 siung bawang merah
    3 siung bawang putih
    5 buah kemiri
    1 cm kunyit
    1/2 sendok teh ketumbar
    1 lembar daun salam
    1 batang sere, memarkan
    500 cc santan
    1 sendok teh garam
    2 sendok makan minyak

Cara membuat

Goreng telur puyuh dalam minyak yang panas dan banyak hingga kecoklatan, tiriskan, sisihkan.

Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, dan ketumbar.

Panaskan minyak, lalu masukkan bahan yang telah dihaluskan, tumis hingga harum.

Tambahkan daun salam dan sere, aduk rata, masak sampai daun salam layu, lalu masukkan santan dan garam, aduk rata, masak sampai mendidih sambil sekali-sekali diaduk.

Masukkan telur puyuh yang tadi telah digoreng, aduk rata, kecilkan api, masak sampai kuah meresap dan mengental, angkat.

Sunday, October 12, 2014

Tempe Kuning

Bahan:

    500 gr tempe, potong-potong ukuran 2×5 cm
    300 cc santan
    3 buah cabe hijau, iris kasar
    3 cm lengkuas, memarkan
    1 lembar daun salam
    2 lembar daun jeruk purut

Haluskan:

    2 siung bawang putih
    3 buah bawang merah
    3 buah kemiri
    2 sdt ketumbar halus
    1/2 sdt jinten
    1/2 sdt terasi
    1/2 sdt gula
    garam secukupnya

Cara membuatnya:

    Campur santan dan bumbu halus dalam panci dan didihkan.
    Kecilkan apinya dan masukkan tempe. Masak hingga tempe matang.
    Masukkan cabe hijau, aduk rata dan masak hingga cabe layu.
    Angkat dan sajikan

Tahu Telor Saus Kacang


Bahan:

    200 gram taoge
    250 gram tahu, potong dadu 1 cm
    3 buah telur, kocok
    2 dl minyak goreng
    garam dan merica secukupnya

Untuk sambalnya:

    2 butir bawang merah, iris halus
    2 siung bawang putih, cincang halus
    1 sdm petis udang
    1 sdm gula merah yang sudah diiris halus
    100 gram kacang goreng
    2 dl kecap manis
    5 dl air
    garam dan merica secukupnya

Cara membuat :

    Taoge dibersihkan dan rebus sebentar dengan air panas.
    Telur kocok dibubuhi garam dan merica, masukkan tahu kedalamnya.
    Panaskan minyak sedikit dan goreng adonan tahu telur di wajan teflon hingga matang dan kering kecoklatan.

Buat saus kacangnya:

    Panaskan minyak di atas wajan tumis irisan bawang merah dan putih dan cabe rawit, angkat.
    Ulek atau blender kacang goreng, ke dua bawang, dan cabe rawit.
    Tambahkan air, petis, kecap manis, garam, merica.
    Aduk sampai rata.

Penyajiannya:

    Susun taoge diatas piring dan taruh diatasnya tahu telur.
    Siram dengan saus kacang.

Friday, October 10, 2014

Buntut Goreng Asam

Bahan :

250 gr buntut sapi
2 buah cabe rawit
1 buah jeruk limau
1 iris lengkuas
3 lembar daun jeruk
1 ikat daun ketumbar
1 buah tomat, potong dadu
1 sdm pasta tomat
350 ml air kaldu ayam

Cara membuat :
1. bersihkan buntut sapi. Masukkan buntut ke dalam air mendidih. Diamkan hingga 2 menit. Angkat dan sisihkan.
2. Haluskan bumbu-bumbu seperti cabai rawit, lengkuas, daun jeruk, daun ketumbar.
3. Tumis semua bumbu yang telah dihaluskan.
4. Setelah sedikit matang, masukan pasta tomat.
5. masukan tomat.
6. masukan buntut sapi.
7. Setelah mendidih, masukan ke dalam air kaldu ayam yang telah disiapkan.
8. Sraing semua masakan tadi agar kuahnya terlihat bening.
9. Angkat dan siap dihidangkan.

Wednesday, October 8, 2014

Minyak dari Biji Mengkudu


Mengkudu (Morinda citrifolia L) atau di Jawa Barat lebuh dikenal dengan sebutan “cangkudu” merupakan pohon yang banyak tumbuh di daerah tropis, terutama di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Pohon tersebut termasuk ke dalam pohon kopi–kopian (famili Rubiceae) dan dikenal dengan banyak nama antara lain Pace, Lengkudu, Noni, dan Indian Mulberry. Di Indonesia sampai saat ini dikenal sekira 20 jenis pohon mengkudu, antara lain mengkudu tanah merah, mengkudu tanah putih dan mengkudu Bogor.

Pohon mengkudu sangat potensial untuk dibudidayakan, karena sifat pohon tersebut yang mudah tumbuh dan tidak memerlukan biaya pemeliharaan yang tinggi. Pohon mengkudu dapat hidup di dataran rendah hingga dataran tinggi yaitu antara 500 – 1.500 meter dpl. Peningkatan pembudidayaan pohon mengkudu juga terutama karena hampir semua bagian pohon dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Sejalan dengan peningkatan kesadaran konsumen dan volume permintaan terhadap penggunaan obat alami, maka penelitian terhadap pohon mengkudu juga difokuskan untuk penggunaan sebagai bahan obat. Penggunaan khusus pohon mengkudu sebagai obat antara lain buah mengkudu berkhasiat untuk melancarkan urin, menurunkan kadar gula dan kolesterol darah. Sedangkan daun dan akarnya berkhasiat untuk obat sakit perut, disentri, serta eksim. Beberapa khasiat lain dari mengkudu dalam bentuk sediaan jus, kapsul, lulur antara lain sebagai antibiotik, antibakteri, aterioskerosis, artrisis, sakit punggung, beri – beri, kosmetik, dan antikanker. Daging buah mengkudu juga dapat diolah menjadi bahan makanan berserat tinggi (dietary fiber).

Produk dari pohon mengkudu telah banyak di produksi oleh beberapa produsen dalam dan luar negeri dalam bentuk jus dan kapsul buah mengkudu. Dan di dalam proses produksi jus mengkudu akan dihasilkan limbah berupa biji. Jumlah biji mengkudu yang dihasilkan cukup besar yaitu 20% – 25% dari total berat buah yang diperlukan.

Berdasarkan hal tersebut maka telah dilakukan penelitian terhadap pemanfaatan biji mengkudu dengan mengisolasi minyak dari biji mengkudu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk studi isolasi minyak dari biji mengkudu secara ekstraksi dengan pelarut n-heksana serta uji kualitas minyak tersebut. Hasil penelitian diharapkan menjadi alternatif untuk memanfaatkan biji mengkudu.

Dari beberapa literatur didapatkan, minyak mengkudu banyak digunakan untuk bahan baku sediaan kosmetik, lilin dan massage oils. Hasil penelitian terakhir menunjukkan, minyak biji mengkudu juga berkhasiat dalam menghaluskan kulit (cleansing agent) dan membantu pada proses peremajaan kulit (rejuvenating agent).

Isolasi minyak biji mengkudu

Untuk menentukan komposisi bahan dalam buah mengkudu, maka terlebih dulu harus dilakukan proses pemisahan terhadap buah mengkudu dengan menggunakan alat ekstruder. Alat ekstruder dapat digunakan untuk memisahkan komponen buah mengkudu menjadi kulit dan biji, serta daging buah dan jus.

Dari hasil pemisahan, biji dan kulit mengkudu merupakan bahan kedua terbesar setelah daging buah, yaitu sekitar 27 kg/100 kg buah. Hal ini menunjukkan, proses produksi jus mengkudu menghasilkan limbah biji yang cukup besar dan selama ini masih belum dimanfaatkan. Sebagai gambaran, sebuah koperasi penghasil jus mengkudu di Bogor dalam sebulan minimal memerlukan 10.000 kg buah, sehingga dengan perhitungan di atas, minimal akan dihasilkan produk buangan berupa biji mengkudu seberat 2.700 kg.

Proses selanjutnya adalah proses pemisahan biji mengkudu dengan kulit buah, yaitu dilakukan dengan cara pencucian dengan air dan penyaringan. Untuk menurunkan kandungan air dalam biji mengkudu, maka dilakukan pengeringan terhadap biji mengkudu menggunakan sinar matahari sehingga diperkirakan kadar airnya tersisa 2% – 8%. Biji kering tersebut selanjutnya dihaluskan untuk memudahkan analisis proksimat dan proses isolasi minyak.

Analisis proksimat menunjukkan, proses pengeringan berhasil menurunkan kadar air dalam serbuk biji mengkudu menjadi 6,74%, juga dapat dilihat serat dan karbohidrat merupakan senyawa kimia dominan dalam biji mengkudu. Sedangkan lemak atau minyak merupakan senyawa dominan ketiga, yaitu 13,2%, sehingga dimungkinkan untuk diisolasi menggunakan pelarut organik atau menggunakan proses mekanik berupa pengepresan.

Dalam penelitian ini dilakukan proses isolasi minyak menggunakan proses ekstraksi. Berdasarkan sifat lemak yang non polar, maka dilakukan isolasi minyak menggunakan pelarut nonpolar yaitu n-heksana dengan alat sokhlet. Proses isolasi dilakukan pada suhu 80 oC selama 4 jam. Kondisi suhu dipilih berdasarkan pertimbangan titik didih pelarut dan kestabilan minyak, sedangkan parameter waktu didasarkan pada prosedur umum untuk penentuan lemak kasar. Rendemen hasil ekstraksi minyak dengan n-heksana adalah berkisar antara 11,59% – 12,60%. Minyak yang dihasilkan umumnya berwarna kuning jernih dan tak berbau.

Selanjutnya terhadap minyak hasil isolasi dilakukan uji kualitas dan kandungan asam lemak. Uji kualitas dilakukan terhadap beberapa parameter yaitu : bilangan penyabunan, bilangan iod, bilangan asam, bilangan peroksida, berat jenis, dan indeks bias.

Bilangan penyabunan menunjukkan banyaknya basa (mg KOH) yang dibutuhkan untuk menyabunkan 1 gram minyak. Besarnya bilangan penyabunan bergantung dari massa molekul minyak, semakin besar massa molekul semakin rendah bilangan penyabunannya. Hal ini dapat dijelaskan, dengan semakin panjang rantai hidrokarbon suatu minyak, maka akan semakin kecil proporsi molar gugus karboksilat yang akan bereaksi dengan basa. Data analisis bilangan penyabunan minyak mengkudu adalah 185 mg KOH/gram contoh, angka ini relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan angka penyabunan minyak kelapa yaitu 255 – 265 mg KOH/gram contoh.

Hal ini diduga erat kaitannya dengan kandungan asam lemak dari minyak mengkudu. Data analisis kromatografi gas menunjukkan bahwa minyak mengkudu mengandung asam lemak dengan massa molekul yang lebih besar bila dibandingkan dengan asam lemak yang terkandung dalam minyak kelapa.

Bilangan iod menunjukkan banyaknya molekul iod yang dapat mengadisi ikatan rangkap pada minyak, dinyatakan dalam gram iod per 100 gram contoh minyak. Bilangan ini sangat penting dalam menentukan kualitas minyak berdasarkan banyaknya ikatan rangkap dalam asam lemaknya. Semakin besar bilangan iod, maka semakin banyak ikatan rangkap yang ada dalam asam lemak suatu minyak.

Sedangkan semakin banyak ikatan rangkap dalam suatu minyak,maka minyak tersebut akan semakin mudah rusak, karena sifatnya yang mudah teroksidasi oksigen dalam udara, senyawa kimia atau proses pemanasan.

Data analisis menunjukkan, minyak mengkudu mempunyai angka iod yang sangat tinggi yaitu 114 gram iod/100 gram minyak. Angka ini jauh lebih besar daripada angka iod minyak kelapa yaitu 8 – 10 gram iod/100 gram minyak.

Bilangan asam menunjukkan banyaknya asam lemak bebas dalam minyak dan dinyatakan dengan mg basa per 1 gram minyak. Bilangan asam juga merupakan parameter penting dalam penentuan kualitas minyak. Bilangan ini menunjukkan banyaknya asam lemak bebas yang ada dalam minyak akibat reaksi hidrolisis akibat reaksi kimia, pemanasan, proses fisika atau reaksi enzimatis.

Semakin tinggi bilangan asam maka semakin banyak minyak yang telah terhidrolisis. Data analisis menunjukkan, bilangan asam minyak mengkudu sebesar 21,12 mg KOH/gram minyak. Besarnya bilangan ini diduga karena telah terjadi proses hidrolisis pada minyak mengkudu terutama pada saat pemeraman buah dan pengolahan.

Pengujian kandungan komponen asam lemak dalam minyak mengkudu bertujuan untuk mengetahui jenis asam lemak yang ada dan dilakukan dengan menggunakan alat kromatografi gas. Data analisis data kualitatif berdasarkan perbandingan waktu retensi beberapa puncak kromatogram contoh terhadap standar asam lemak, maka diamati minyak mengkudu mengandung beberapa asam lemak yaitu asam palmitat, asam linolenat, asam oleat dan asam linoleat.

Selain itu terdapat beberapa puncak dengan waktu retensi lain yang dapat diamati, tetapi belum dapat disimpulkan karena keterbatasan jenis asam lemak standar. Tapi berdasarkan hasil penelitian peneliti lain juga didapatkan adanya kandungan asam lemak yang lain seperti asam stearat.

Dari empat jenis asam lemak yang dapat diamati, ternyata minyak mengkudu mempunyai kandungan jenis asam lemak tak jenuh yang lebih banyak. Seperti diketahui asam oleat, asam linoleat dan asam linolenat merupakan asam lemak tak jenuh dengan jumlah ikatan rangkap tak jenuh masing-masing berturut-turut adalah satu, dua dan tiga. Kandungan inilah yang diduga mengakibatkan besarnya bilangan iodium dan peroksida. Hal ini diduga juga akan menimbulkan mudahnya minyak mengkudu untuk rusak dan berbau tengik. Hasil penelitian menunjukkan, biji mengkudu dapat dijadikan sebagai bahan alternatif untuk memproduksi minyak.

Saturday, October 4, 2014

Ramen


Bahan:

    500 gr homemade ramen (resep dibawah)
    2 buah wortel, iris bentuk korek api
    100 gr jagung (Belzy – pakai saja jagung frozen)
    1 buah uzumaki (Japanese fish cake, warna putih-pink), iris melintang roasted seaweed, secukupnya.

Untuk Miso Soup:

    1000cc air + 500 cc air
    3 lembar konbu (seaweed kering)
    1 cup bonito flakes
    250 gr iga sapi
    150 gr daging sapi, iris tipis-tipis (bisa juga menggunakan daging sukiyaki)
    1-1/2 sdt cabe bubuk
    1-1/2 sdm miso putih (dalam bentuk paste)
    Fish sauce atau garam secukupnya

Cara membuat:

    Di mangkok saji, tata ramen yg sudah di rebus, beri wortel & jagung. Sisihkan.
    Rebus iga sapi, konbu & bonito flakes dgn 1.000 cc air sampai daging iga sapi empuk. Atau, dapat jg masak dengan pressure cooker, masak kira-kira 20-30 menit. Lalu, saring kuah dari iga sapi, konbu serta bonito flakes. Didihkan kuah kaldu dengan api besar, tambahkan 500 cc air.
    Masukkan miso putih, cabe bubuk dan fish sauce, aduk sampai rata. Setelah mendidih, masukkan daging sukiyaki, masak hingga daging matang.
    Ambil mangkok saji yg telah terisi ramen, siram dengan kuahnya. Beri irisan uzumaki, lalu taburi dgn roasted seaweed. Sajikan segera.